Jawa Timur

Pesona Kawah Ijen di Banyuwangi

 Gambar terkait

Kawah Ijen merupakan salah satu kawasan wisata yang dapat anda kunjungi selama liburan di Jawa Timur. Kawasan wisata ini adalah salah salah satu pesona keindahan alam Indonesia yang banyak dikunjungi oleh wisatawan lokal maupun mancanegara, selain itu kawah ijen memiliki keunikan bagi parapenambang belerang yang masih menggunakan cara tradisional. Kawah yang terletak di Gunung Ijen ini merupakan salah satu kawah paling asam yang terbesar di dunia, sehingga bisa dengan cepat melarutkan tubuh manusia. Kawah Ijen terletak di puncak Gunung Ijen yang merupakan salah satu dari rangkaian gunung berapi di Jawa Timur seperti Bromo, Semeru, dan Merapi. Gunung Ijen terletak di sebelah timur Gunung Merapi, gunung ini memiliki nama yang sama dengan gunung api teraktif di Indonesia yang terletak di Provinsi Jawa Tengah yaitu Gunung Merapi. Kawasan Wisata Kawah Ijen atau Cagar Alam Taman Wisata Ijen terletak di wilayah Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi dan Kecamatan Klobang, Kabupaten Bondowoso.

Hasil gambar untuk Keindahan alam wisata di kawah ijen

Kawah Ijen terletak di ketinggian 2.368 meter di atas permukaan laut. Yang menarik adalah kawah ini terletak di tengah kaldera yang terluas di Pulau Jawa. Ukuran kaldera sekitar 20 kilometer. Ukuran kawahnya sendiri sekitar 960 meter x 600 meter dengan kedalaman 200 meter. Kawah ini terletak di kedalaman lebih dari 300 meter di bawah dinding kaldera.

Hasil gambar untuk Keindahan alam wisata di kawah ijen

Mengapa Kawah Ijen merupakan salah satu kawah paling asam terbesar di dunia? Tahukah anda berapa derajat keasaman (pH) dari kawah ini? Kawah ini memiliki tingkat keasaman yang sangat tinggi yaitu mendekati nol sehingga bisa melarutkan tubuh manusia dengan cepat. Selain itu, suhu kawah yang mencapai 200 derajat celcius menambah takjub akan kawah yang sangat besar ini. Namun, dibalik angka-angka yang membuat rasa takut tersebut, ternyata kawah ini menyajikan pesona keindahan yang juga menakjubkan. Banyak keindahan yang bisa anda dapatkan di Kawah Ijen

Gambar terkait

Kawah Ijen jika dilihat dari atas Gunung Ijen terlihat sangat indah. Kawah ini merupakan danau yang besar berwarna hijau kebiruan dengan kabut dan asap belerang yang sangat mempesona. Selain itu, udara dingin dengan suhu 10 derajat celcius, bahkan bisa mencapai suhu 2 derajat celcius, akan menambah sensasi tersendiri. Berbagai tanaman yang hanya ada di dataran tinggi juga dapat anda temukan, seperti Bunga Edelweis dan Cemara.

Saat pagi hari, ketika matahari mulai menyinari kawasan Kawah Ijen, pemandangan yang indah dapat anda nikmati. Kawah Ijen yang berwarna hijau kebiruan akan ditambah cahaya matahari yang berwarna keemasan memantul di kawah tersebut. Pemandangan menakjubkan juga dapat anda peroleh dengan menyaksikan pesona keindahan Gunung Merapi yang berdekatan. Gunung Merapi memiliki kemiripan bentuk dengan Gunung Ijen. Saat yang paling tepat untuk menyaksikan keindahan Kawah Ijen adalah pada pagi hari.

Salah satu yang menjadi perhatian pengunjung di kawasan Kawah Ijen adalah adanya penambang belerang tradisional. Para penambang dengan berani mendekati danau untuk menggali belerang dengan peralatan sederhana lalu belerang yang didapat kemudian dipikul dengan keranjang. Para penambang belerang ini mengambil belerang dari dasar kawah. Di sini asap cukup tebal, namun dengan peralatan penutup hidung seadanya seperti sarung, mereka tetap mencari lelehan belerang. Lelehan belerang didapat dari pipa yang menuju sumber gas vulkanik yang mengandung sulfur. Gas ini dialirkan melalui pipa lalu keluar dalam bentuk lelehan belerang berwarna merah dan setelah membeku belerang berwarna kuning.

Hasil gambar untuk Keindahan alam wisata di kawah ijen

Setelah belerang dipotong, para penambang akan memikulnya melalui jalan setapak. Beban yang dipikul cukup berat hingga mencapai 80 Kg sampai 100 Kg. Para penambang sudah terbiasa memikul beban yang berat ini sambil menyusuri jalan setapak di tebing kaldera menuruni gunung sejauh 3 kilometer.

Jika ingin menyaksikan keindahan yang lebih luar biasa di tempat wisata kawah ijen, maka cobalah mendaki pada dini hari. Kawah Ijen menyimpan sebuah keajaiban lain, di bagian bawah kawah terdapat blue fire atau api biru yang menjadi keunikan lain dari tempat wisata ini. Api biru ini berasal dari cairan belerang yang nantinya mengering dan menjadi bahan tambang warga setempat. Api biru hanya bisa dilihat saat suasana sekitar masih gelap.

Hasil gambar untuk Keindahan alam wisata di kawah ijen
Hasil gambar untuk Keindahan alam wisata di kawah ijen

Untuk menuju Kawah Ijen, anda harus menyusuri jalan setapak menyusuri tebing kaldera. Ketika mengunjungi tempat ini anda jangan lupa untuk membawa penutup hidung karena kadang asap belerang yang tertiup angin akan melewati jalur tersebut. Anda juga dapat mengelilingi kaldera di kawasan ini yang akan memakan waktu hingga mencapai 8 sampai 10 jam jika berjalan kaki. Jika anda ingin menemukan dan berkunjung ke kawah ijen, sebelum berjalan kaki anda dapat melalui dua jalan alternatif.

Berikut ini jalan yang sering digunakan oleh para pengunjung Kawah Ijen:

  • Banyuwangi

Rute ini lebih sulit dilalui karena kondisi jalan yang buruk. Biasanya digunakan oleh para pendaki untuk rute pendakian Gunung Ijen. Rute ini dapat ditempuh dari Banyuwangi, lalu menuju Kecamatan Licin. Dari Licin menuju Jambu lalu ke Patulding. Dari Patulding anda hanya perlu berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen. Total jarak tempuh melewati rute ini adalah 38 kilometer.

  • Bondowoso

Rute ini lebih mudah dilalui karena kondisi jalan yang bagus dan relatif mulus. Rute ini dapat ditempuh dari Bondowoso, lalu menuju Wonosari, lalu ke Sempol dan akhirnya ke Patulding. Dari Patulding anda hanya perlu berjalan kaki melewati jalan setapak dan tebing kaldera sejauh 2 kilometer menuju Kawah Ijen.Total jarak tempuh melewati rute ini adalah 70 kilometer dengan pemandangan pohon kopi dan hutan pinus yang mempesona.

Anda dapat menuju Bondowoso maupun Banyuwangi dengan transportasi umum dari Surabaya. Jarak dari Surabaya ke Bondowoso maupun Banyuwangi kurang lebih 200 kilometer. Untuk alasan keamanan, Kawah Ijen ditutup mulai pukul 14.00 karena intensitas asap belerang yang beracun meningkat setelah jam tersebut.

Sumber http://katalogwisata.com/pesona-kawah-ijen#.WifvCzcxXIU

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s